Rabu, 05 Desember 2012

Paradigma Psikologi Kepribadian Trait


Dalam etimologi, kepribadian atau dalam bahasa inggris dikenal dengan personality merupakan kata yang diserap dari bahasa latin persona yang berarti topeng. Adapun definisi dari kepribadian itu sendiri memiliki banyak arti karena perbedaan sudut pandang para ahli.
·         Koswara (1991)
Kepribadian adalah bagaimana individu menampilkan dan menimbulkan kesan bagi individu lain.


·         Maramis (1999)
Kepribadian adalah keseluruhan pola pikiran, perasaan, dan perilaku yang sering digunakan oleh seseorang dalam usaha adaptasi yang terus menerus terhadap hidupnya.



·         Freud (1991)
Kepribadian adalah suatu struktur yang terdiri dari tiga system, yakni id, ego, dan super ego.

·         Allport (1937)
Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari system-sistem psikofisis di dalam individu yang menetukan penyesuaian yang khas terhadap lingkungannya.
Secara garis besar dapat ditarik kesimpulan bahwa kepribadian adalah segala corak tingkah laku individu yang terhimpun dalam dirinya, digunakan untuk bereaksi dan menyesuaikan diri terhadap segala rangsang baik yang datang dari luar dirinya (eksternal) maupun dari dalam dirinya sendiri (internal) sehingga corak tingkah lakunya itu merupakan satu kesatuan fungsional yang khas bagi individu itu.

Dalam teori-teori kepribadian, kepribadian terbagi atas trait dan tipe. Trait adalah kata lain dari paradigma psikologi kepribadian. Trait dijelaskan sebagai konstruk teoritis yang menggambarkan unit dasar dari kepribadian. Trait menggambarkan konsistensi respon individu dalam situasi yang berbeda-beda. Sedangkan tipe adalah pengelompokan bermacam-macam trait. Dibandingkan dengan konsep trait, tipe memiliki tingkat regularity dan generality yang lebih besar.

Secara lebih umum, teori trait tentang kepribadian menganggap bahwa manusia memiliki perbedaan serentak dalam jumlah dimensi atau skala kepribadiannya.

Trait merupakan pola konsisten dari pikiran, perasaan, atau tindakan yang membedakan seseorang dari yang lain, sehingga:
  • Trait relatif stabil dari waktu ke waktu
  •  Trait konsisten dari situasi ke situasi
Allport membedakan antara trait umum dan disposisi pribadi. Trait umum merupakan dimensi trait dimana individu dapat dibandingkan satu sama lainnya. Sedangkan disposisi pribadi merupakan pola atau konfigurasi unik trait-trait yang ada dalam diri individu. Sebagai contoh, dua orang mungkin sama-sama jujur, tetapi mungkin berbeda dalam hal kejujurannya berkaitan dengan trait lain. Pada orang pertama cenderung untuk berbohong dengan maksud untuk menjaga perasaan orang lain. Orang kedua menilai kejujuran lebih tinggi, sehingga ia menyatakan apa adanya walaupun hal itu melukai orang lain. Orang mungkin memiliki trait yang sama, tetapi motif yang berbeda.

Lima faktor trait. Tabel menunjukan lima faktor trait yang muncul jika berbagai instrumen penilaian dianalisis faktor. Pasangan kata sifat adalah contoh skala trait yang menandai tiap faktor. (Dari McCrae Costa, 1987)


FAKTOR TRAIT
CONTOH SKALA TRAIT
Neurotikisme
Tenang – Pengkuatir
Tegar – Peka
Percaya diri – tidak percaya diri
Ekstraversi
Pendiam – Mudah bergaul
Tenang – Banyak bicara
Terinhibisi – Spontan
Keterbukaan
Konvensional – Original
Tidak senang berpetualang – Pemberani
Konservatif – Liberal
Kehati-hatian
Ceroboh – Teliti
Tidak dapat dipercaya – Dapat dipercaya
Teledor – Hati-hati

Sumber :
Rita dkk.2010.Pengantar Psikologi jilid dua.Tangerang:Interaksara
Sunaryo. 2002. Psikologi untuk Keperawatan . Jakarta : EGC