Dalam etimologi, kepribadian atau dalam
bahasa inggris dikenal dengan personality merupakan kata yang diserap dari
bahasa latin persona yang berarti topeng. Adapun definisi dari kepribadian itu
sendiri memiliki banyak arti karena perbedaan sudut pandang para ahli.
· Koswara (1991)Kepribadian adalah bagaimana individu menampilkan dan menimbulkan kesan bagi individu lain.
· Maramis (1999)Kepribadian adalah keseluruhan pola pikiran, perasaan, dan perilaku yang sering digunakan oleh seseorang dalam usaha adaptasi yang terus menerus terhadap hidupnya.
· Freud (1991)Kepribadian adalah suatu struktur yang terdiri dari tiga system, yakni id, ego, dan super ego.· Allport (1937)Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dari system-sistem psikofisis di dalam individu yang menetukan penyesuaian yang khas terhadap lingkungannya.
Secara garis besar dapat ditarik
kesimpulan bahwa kepribadian adalah segala corak tingkah laku individu yang
terhimpun dalam dirinya, digunakan untuk bereaksi dan menyesuaikan diri
terhadap segala rangsang baik yang datang dari luar dirinya (eksternal) maupun
dari dalam dirinya sendiri (internal) sehingga corak tingkah lakunya itu
merupakan satu kesatuan fungsional yang khas bagi individu itu.
Dalam teori-teori kepribadian,
kepribadian terbagi atas trait dan tipe. Trait
adalah kata lain dari paradigma psikologi kepribadian. Trait dijelaskan sebagai konstruk
teoritis yang menggambarkan unit dasar dari kepribadian. Trait menggambarkan
konsistensi respon individu dalam situasi yang berbeda-beda. Sedangkan tipe
adalah pengelompokan bermacam-macam trait. Dibandingkan dengan konsep trait,
tipe memiliki tingkat regularity dan generality yang lebih besar.
Secara lebih umum, teori trait
tentang kepribadian menganggap bahwa manusia memiliki perbedaan serentak dalam
jumlah dimensi atau skala kepribadiannya.
Trait merupakan pola konsisten dari pikiran, perasaan, atau tindakan yang membedakan seseorang dari yang lain, sehingga:
- Trait relatif stabil dari waktu ke waktu
- Trait konsisten dari situasi ke situasi
Allport membedakan
antara trait umum dan disposisi pribadi. Trait umum merupakan dimensi trait
dimana individu dapat dibandingkan satu sama lainnya. Sedangkan disposisi
pribadi merupakan pola atau konfigurasi unik trait-trait yang ada dalam diri
individu. Sebagai contoh, dua orang mungkin sama-sama jujur, tetapi mungkin
berbeda dalam hal kejujurannya berkaitan dengan trait lain. Pada orang pertama
cenderung untuk berbohong dengan maksud untuk menjaga perasaan orang lain.
Orang kedua menilai kejujuran lebih tinggi, sehingga ia menyatakan apa adanya
walaupun hal itu melukai orang lain. Orang mungkin memiliki trait yang sama,
tetapi motif yang berbeda.
Lima faktor trait.
Tabel menunjukan lima faktor trait yang muncul jika berbagai instrumen
penilaian dianalisis faktor. Pasangan kata sifat adalah contoh skala trait yang
menandai tiap faktor. (Dari McCrae Costa, 1987)
Sumber :
Rita dkk.2010.Pengantar Psikologi jilid dua.Tangerang:Interaksara
Sunaryo. 2002. Psikologi untuk Keperawatan . Jakarta : EGC
FAKTOR TRAIT
|
CONTOH SKALA TRAIT
|
Neurotikisme
|
Tenang –
Pengkuatir
Tegar – Peka
Percaya diri –
tidak percaya diri
|
Ekstraversi
|
Pendiam – Mudah
bergaul
Tenang – Banyak
bicara
Terinhibisi –
Spontan
|
Keterbukaan
|
Konvensional –
Original
Tidak senang
berpetualang – Pemberani
Konservatif –
Liberal
|
Kehati-hatian
|
Ceroboh – Teliti
Tidak dapat
dipercaya – Dapat dipercaya
Teledor –
Hati-hati
|
Sumber :
Rita dkk.2010.Pengantar Psikologi jilid dua.Tangerang:Interaksara
Sunaryo. 2002. Psikologi untuk Keperawatan . Jakarta : EGC
